Jumat, 20 September 2013

Ini Resolusiku.... Mana Resolusimu???

Resolusi? Siapa yang tak mengenal kata resolusi. Apakah hal ini penting? resolusi kadang dipandang sebelah mata oleh beberapa orang. Ada yang beranggapan pamer, arogan atau melebihi kuasa tuhan. Tetapi ada beberapa pihak lain mengatakan bahwa resolusi akhir tahun dinilai sebagai suatu hal yang penting, yang dapat memberikan semangat dan motivasi pada tahun yang baru. Resolusi dipandang sebagai rencana kerja pribadi selama setahun, rencana itu menjadi ukuran apakah akan berhasil atau gagal dalam menjalani kehidupan pada tahun itu. Supaya rencana kerja pribadi itu dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, maka dideklarasikan supaya ada pihak dan orang lain yang mengetahui rencana dimaksud. Semakin banyak orang yang mengetahui resolusi itu, biasanya komitmen untuk melaksanakan dan usaha untuk mencapainya semakin tinggi. Resolusi yang dibuat haruslah realistis dan tidak muluk-muluk. Tetapi rsolusi yang terlalu
mudah dicapai juga tidak memberikan banyak manfaat. Resolusi haruslah tetap mempunyai
tantangan, semakin tinggi tantangannya semakin tinggi pula nilai kepuasan yang akan didapatkan. Karena itu resolusi dijadikan  sebagai pendorong dan memotivasi seseorang untuk melakukan yang lebih baik dari sebelumnya. Dan saya sependapat pada statement yang kedua. Bahwa resolusi itu penting.
Resolusi tahun lalu yang bellum terlaksana:
1. Membuat kumpulan Puisi lalu menerbitkannya, agar semua orang dapat mendengar isi hati saya secara tidak langsung. hal ini tidak terlaksana di karenakan jam kerja saya yang berubah dari sebelumnya sehingga tidak memmungkinkan untuk menyempatkan waktu saya berpuisi ria lagi.tetapi sedikit demisedikit project ini mulai terlaksan dan akan saya masukan kedalam resolusi 2013 saya nanti.
Dan ini resolusi saya di tahun 2013.
Resolusi untuk diri sendiri:
1. Tahun 2013 saya akan mempelajari sedikitnya satu keterampilan baru yang
berhubungan dengan hobi saya. Untuk itu, berikut ini adalah kegiatan-kegiatan yang
akan saya lakukan:
a.Januari: Mendaftar hal-hal yang saya ingin pelajari, dan memilih satu yang paling saya suka yaitu membuat kerajinan tangan dari flanel, mute, rajut, kancing dan benang wol.
b. Februari: Mencari data (dari teman, internet,
buku telepon, iklan di koran ataupun majalah)
tentang tempat, waktu, biaya yang diperlukan
untuk mempelajari keterampilan tersebut.
c. Maret, April, Mei: Jika uang belum cukup bisa
mulai menabung untuk tambahan dana.
d. Juni-Agustus: Mulai mempelajari keterampilan baru tersebut.
e. September-Desember: Jika keterampilan sudah dikuasai, bisa mulai membuat proyek- proyek dengan keterampilan baru. Hasilnya
bisa diberikan pada teman ataupun kerabat
sebagai hadiah.
2. Melaksanakan pernikahan secepatnya. Sebenarnya rencana ini sudah ada dan di setting sedemikian rupa sejak satu tahun lalu. Tetapi karna terlalu banyak pertimbangan akhirnya saya putuskan untuk menjadikan pernikahan saya ini sebagai resolusi yang harus dan sesegera mungkin untuk di realisasikan. Beberapa hal yang harus saya lakukan untuk memulai resolusi ini yaitu,
a. (awal tahun-1 bulan menjelang hari H) Harus lebih giat menabung dan hemat pastinya,
b. (3 bulan menjelang hari H) mulai menghubungi tempat-tempat yang berkaitan dengan resepsi pernikahan.
c. (2 bulan menjelaeg hari H) Mencari tahu kontak terbaru dari teman-teman dan refresh kembali pertemenan agar tidak terlihat butuh kalo ada maunya saja, padahal sudah sekian lama lost kontak. Hal ini bertujuan untuk tidak mempersulit ketika mengundang nanti.
d. Persiapkan batiniah dan lahiriah secara mantap agar tidak timbul keraguan dan was-was.
e. Memperbanyak ilmu dengan browsing hal-hal seputar pernikahan dan keluarga.
f. 1 bulan sebelum hari H, siap menunggu hari H itu datang dengan segala lebih dan kurangnya.
3. Membuat postingan di blog setiap hari, minimal curahan hati. Exs, puisi, atau curhatan, berbagi pengalaman menarik.
4. Membeli berbagai macam tanaman. Minimal 1 bulan 1 pot. Tanaman apa saja.Resolusi ini sudah saya terapkan di resolusi sebelumnya tetapi belum mencapai target jadi saya putuskan untuk melanjutkan resolusi ini.
5. Ahli dan mahir dalam memasak. Saya bisa mulai melakukan resolusi ini dengan berbagai cara:
a. Mengumpulkan resep makanan lewat majalah, buku, koran, internet dan televisi.
b. Mengikuti berbagai kegiatan memasak di event-event khusus.
c. Menyempatkan waktu untuk belajar bersama ibu setiap ada waktu senggang.
6. Hamil di waktu yang tidak cukup lama, menjadi ibu, istri dan menantu yang pintar, baik dan soleha pastinya. Amin Allahuma amin. Pasti bisa, semangat.
7. melanjutkan puisi -puisi yang sempat terabaikan. dan membuat impian saya jadi nyata menjadi penulis puisi.

Resolusi untuk Orang lain:
1. Mengikuti acara sosial seperti peduli lingkungan dan save aids/hiv dan memberikan penyuluhan agar warga paham dan mengerti tentang masalah ini.
2. Membuka posyandu di daerah terpencil dan kumuh diwilayah tempat tinggal saya khususnya bagi warga yang kurang mampu.
3. Memberikan dana atau sumbangan kepada para dhuafa minimal 1 bulan sekali paling sedikit 10 orang.
4. Ingin mengajar, berbagi ilmu keterampilan yang saya peroleh pada resolusi di atas.
5. Membuka lapangan usaha kecil-kecilan dari ilmu dan keterampilan yang saya punya. Para pekerja yang ingin saya rekrut adalah mereka yang benar-benar kesulitan dan membutuhkan dana untuk sekolah dan hidupnya.
6. Selalu bisa mengunjungi ibu, walaupun sudah terpisah. Mengajaknya jalan-jalan. Membelikanya beragam barang yang belum pernah kubelikan. Dan dengan uang tabungan yang telah kupersiapkan 3 tahun lalu aku akan memberikan ibu kejutan di hari ulang tahunnya yang ke-59 dengan mempersiapkan keberangkatannya ke tanah suci mekkah, dengan seapik dan serapih mungkin rencana itu kulakukan, agar ibu selamat sampai tujuan dan pulang menjadi haji yang mabrur.
Itulah resolusi saya di tahun 2013 nanti. Ini adalah ritual yang selalu saya lakukan agar hidup lebih terarah karna ada beberapa tujuan yang harus di capai. Ini resolusiku. Mana resolusimu??

Tidak ada komentar:

Posting Komentar